Saturday, 29 November 2014

5 Tips Sukses Bisnis Online ala Tung Desem Waringin


Dunia internet yang memiliki banyak peluang usaha dapat dimanfaatkan oleh sebagian orang untuk mengadukan nasibnya di internet. Sehingga membuat banyak orang beralih ke internet untuk membuka usahanya dan memasarkannya.

Membuka usaha tidak diharuskan memiliki biaya yang cukup besar, dengan bermodalkan pengalaman dan kecerdasan Anda dapat membuka peluang usaha di internet. Peluang usaha ini sudah tren sejak tahun 2010 silam dengan berbisnis di internet Anda tidak perlu mengeluarkan modal yang begitu banyak, bahkan ada yang tidak menggunakan modal sama sekali.

Untuk memulai bisnis online anda harus mengetahui beberapa trik agar barang yang Anda jual dapat dilihat dan menarik banyak pelanggan untuk membeli produk Anda.

Mencari pengalaman
Sebelum Anda memulai berbisnis sebaiknya Anda mencari referensi dan mengevaluasi diri untuk mendapatkan pengetahuan tentang cara berbisnis online yang benar, hal ini diperlukan agar memiliki pengalaman, keterampilan untuk memperoleh modal dan keuntungan.

Memikirkan peluang usaha
Ketika Anda sudah memutuskan untuk melakukan bisnis online, Anda perlu menganalisis peluang pasar, perhatikan ketertarikan yang banyak diminati oleh banyak orang, jika Anda sudah mengetahui tentang peluang pasar, Anda memiliki peluang sukses yang besar.

Menyusun konsep bisnis
Meraih kesuksesan diperlukan aturan dan motivasi yang tinggi dalam usaha, buatlah beberapa konsep untuk kemajuan usaha Anda, gunakan analisis SWOT (strength, weakness, opportunity, dan threat) sebagai visi misi dalam usaha anda.

Sumber dana
Karena usaha online tidak membutuhkan sewa tempat, jadi dapat menghemat modal yang dalam membuka usaha, modal ada hanya barang dagangan yang akan Anda jual, dalam jangka waktu beberapa waktu ke depan Anda bisa balik modal dengan modal yang dikeluarkan pada modal pertama membuka usaha.

Promosikan di media sosial
Gunakan sosial media sebagai alat promosi, cara ini paling ampuh untuk menarik minat pelanggan untuk mengunjungi situs Anda, sosial media harus memiliki banyak jaringan dan relasi antara orang lainnya.

Semoga Bermanfaat. Saya Tung Desem Waringin mengucapkan Salam Dahsyat!
Read more ...

Wednesday, 19 November 2014

Bentrok TNI Vs Polri di Batam, Warga Jadi Tameng

TEMPO.COJakarta - Peristiwa bentrokan dan saling tembak antara anggota TNI dan polisi di Batam, Rabu malam, 19 November 2014, berhenti setelah polisi melibatkan warga. Kala itu, Markas Brigade Mobil di Tembesi yang selama ini tertutup untuk umum dibuka sekitar pukul 22.00 WIB. Warga diperbolehkan masuk dan memenuhi halaman Markas untuk meredam tembakan.
Warga bersemangat menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil mengibarkan bendera Merah Putih. TNI pun akhirnya menghentikan tembakan. Sebelumnya, warga perumahan sekitar Markas sempat kucar-kacir mendengar suara tembakan yang sporadis itu. (Baca: Kronologi Baku Tembak TNI Vs Polri di Batam)
Dalam peristiwa itu, seorang anggota TNI dari Kesatuan 134 Tuah Sakti dalam keadaan kritis terkena tembakan. Dan informasi terakhir, korban bernama Praka J.K. Simanjuntak.
Sayangnya, Tempo tak bisa melihat korban. Pintu masuk Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Embung Fatimah, Batu Aji, dijaga ketat oleh tentara bersenjata laras panjang. "Tidak boleh dekat-dekat," ujar seorang prajurit. (Baca: Bentrok TNI Vs Polri, Satu Tentara Dibawa ke UGD)
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo sempat mendatangi Markas Brimob. "Saya dihubungi Bapak Presiden Joko Widodo. Dia minta laporan soal peristiwa bentrok TNI vs polisi ini," tutur Soerya Respationo kepada warga yang ada di tempat itu.
Peristiwa ini diawali dari saling melotot antara dua anggota TNI dan dua anggota Brimob di sebuah tempat penjualan bensin eceran. Perkelahian pun tak terhindarkan.
Perkelahian itu berbuntut panjang. Beberapa saat kemudian, prajurit TNI yang terlibat datang membawa rekan-rekannya berjumlah 30-an orang lalu menyerbu Mako Brimob dan memecahkan kaca ruang Barak Teratai.  
Anngota TNI juga sempat melancarkan serangan dengan tembakan dari atas bukit mengarah ke Mako Brimob. Tembakan sporadis yang terjadi sejak pukul 20.00 WIB itu behenti setengah jam kemudian.

sumber : tempo
Read more ...
Selamat Datang di DuitQ.com...!
Revolusi Besar Kerja Online Telah Dimulai !!!, Segera Ambil Bagian Disini. Pendaftaran GRATIS, Keanggotaan Langsung Aktif....!
Kerja 1x, Dapat Donasi Berkali-kali,
Selalu Berulang Tanpa Batas
APA TUGAS ANDA DISINI...? TUGAS ANDA ADALAH MENDATANGKAN PENGUNJUNG DENGAN CARA YANG BENAR (BUKAN DENGAN CARA MENJEBAK, BUKAN DENGAN MEREKAYASA VISITOR), ANDA KAMI BAYAR MAHAL HINGGA Rp 750 PERKUNJUNGAN. MINIMAL PENCAIRAN KOMISI PERDANA: Rp 25.000

Belakangan ini memang sudah cukup banyak macam bisnis online yang bermunculan sampai-sampai Anda sendiri mungkin bingung memilihnya, mulai dari investasi, arisan berantai, matrix spill over, HYIP, forex, jual pulsa, toko online, money changer, dan sebagainya.
Jika Anda masih belum bisa menghasilkan income nyata dari program-program bisnis online yang ditawarkan tersebut. Maka sudah sepantasnyalah sekarang Anda merasakan bagaimana memperoleh profit nyata. Bahkan disini 1 (satu) orang pengunjung saja yang Anda datangkan tetap dihitung sebagai profit yang ditambahkan secara otomatis oleh sistem ke saldo profit account Anda.
Berikut rincian komisi di DuitQ.com:
  • Member Free, Komisi Rp 350/kunjungan
  • Member Upgrade, Komisi Rp 750/kunjungan
  • Member Free Maksimal Profit Perhari Rp 5.000, artinya jika perolehan Profit sudah mencapai Rp 5.000 maka kunjungan yang di datangkan setelahnya pada hari yang sama tersebut tidak menyebabkan penambahan profit
  • Member Upgrade Maksimal Profit Perhari Unlimited
  • Setiap kunjungan yang didatangkan oleh Member Free (tanpa terkecuali), maka sistem akan memilih salah satu user id Member Upgrade secara random/acak dan menambahkan donasi ke account member upgrade tersebut sebesar Rp 300
  • Semua pengunjung yang datang tanpa sponsor (tanpa link affiliasi) akan diarahkan sistem ke salah satu account Member Upgrade dan secara otomatis profit visitornya akan menjadi milik Member Upgrade yang dipilih secara random tersebut.
Sistem yang kami gunakan disini berbeda dengan yang pernah Anda temui selama ini. Yang mana di DuitQ.com tidak ada istilah upline dan downline. Karena pada hakikatnya disini semua account yang tercatat sebagai member free adalah downline bagi semua account yang tercatat sebagai member upgrade.

Detailnya: Setiap kunjungan yang didatangkan oleh member free, otomatis menyumbangkan donasi yang ditambahkan oleh sistem sebesar Rp 300 ke AccountMember Upgrade (diambil oleh sistem secara random/acak).

Jadi member upgrade yang terdaftar disini selalu mendapatkan passif income meskipun tanpa melakukan promosi apapun. Iya tanpa melakukan promosi tetap bisa hasilkan profit tanpa batas sepanjang waktu. Perlu Kami tegaskan bahwa tidak ada satu atau sebagian member upgrade yang diistimewakan, semua Member Upgrade tanpa terkecuali memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk memperoleh donasi gratis dari member free.

Anda Belum Punya Modal...? Daftar Saja Secara Gratis Sebagai Member Free dan Dapatkan Komisi Sebesar Rp 350/kunjungan. Anda Punya Sedikit Modal dan Serius Menjalani Program DuitQ.com...?Daftar Secara Gratis, Lalu Lakukan Proses Upgrade di Member Area dan Dapatkan Komisi Sebesar Rp 750/kunjungan Sekaligus Raih Donasi Rutin Secara Gratis (Random) Sebesar Rp 300 Dari Setiap Kunjungan Seluruh Link Account Member Free Yang Terdaftar di DuitQ.com. Meski Tidak Melakukan Promosi Apapun, Kami Pastikan Bahwa Member Upgrade Tetap Bisa Hasilkan Passif Income

Berikut nominal pencairan komisi masing-masing member di DuitQ.com, baik member free maupun member upgrade:
  1. Pencairan perdana minimal: Rp 25.000
  2. Pencairan kedua minimal: Rp 50.000
  3. Pencairan ketiga minimal: Rp 100.000
  4. Pencairan keempat minimal: Rp 200.000
  5. Pencairan kelima minimal: Rp 400.000
  6. Pencairan keenam minimal: Rp 800.000
  7. Pencairan ketujuh minimal: Rp 1.600.000
  8. Pencairan kedelepan minimal: Rp 3.200.000
  9. Pencairan kesembilan minimal: Rp 6.400.000
  10. Pencairan kesepuluh dst-nya minimal: Rp 10.000.000
Catat...! Satu orang pengunjung yang Anda datangkan, tetap dihitung dan bernilai profit. Bahkan bagi Member Upgrade meski tidak mendatangkan pengunjung tetap berpotensi besar menghasilkan profit terus-menerus.
Untuk pendaftaran member, Kami tidak menetapkan syarat yang muluk-muluk. Cukup memiliki 1 account email yang aktif berarti Anda sudah bisa bergabung bersama program DuitQ.com. Sistem yang termudah ini memang sengaja kami ciptakan untuk Anda dan untuk siapapun yang ingin memperoleh penghasilan pasti dari internet.


Semakin Banyak Pengunjung Yang Anda Datangkan, Maka SemakinBesar Potensi Kelipatan Profit Yang Akan Anda Dapatkan

Read more ...

Perubahan Tarif simPATI dan Kartu As Minggu ke 2 November 2014

Dear TELKOMSEL LOVER,.....
disampaikan bahwa per 20 November 2014 telah dilakukan perubahan tarif dengan summary sebagai berikut :
No
Item
Brief Description
Impacted Price Plan
Impacted Regional
Tanggal berlaku
1
Optimisasi Voice Offnet dan PSTN
  • Price up voice offnet dan PSTN di beberapa Price Plan
  • Kenaikan tarif berupa penurunan tail price
  • Kenaikan tarif + 10% - 50% menyesuaikan Price Plan
Reguler, Super, Jagoan Serbu, Jagoan Serbu Murah, Super Elasticity, Rp 20, Ozone, Cengengesan, Cashback


Nasional


W2 Nov
2
Optimisasi Voice Package
  • Optimisaasi tarif voice package Jagoan Serbu dan Talkmania +Rp 250
  • Berdasarkan hasil workshop dengan Area 1
All simPATI Price Plan dan Kartu As Jagoan Serbu
Area 1
(65 Cities)


W2 Nov
3
Optimisasi Data Preload Kartu As Perdana
  • Perubahan basic tarif GPRS PAYUdan preload value
Desc
Before
After
PAYU
Rp2500 get 50MB
Rp 3000 get 30MB
Preload
25 MB +75 MB 3G for 30 Days
25 MB + 75 MB 3G for 3 Days

Kartu As New Sales Price Plan
Nasional


W2 Nov
4
Warchest BTL Campaign
a. Recharge Bonus Menit All Operator
b. Cashback Monetary untuk Stimulasi Paket
c. Paket Nelpon All Operator
d. X get Y Nelpon untuk Stimulasi
e. Paket SLI 01017
All Price Plan (Provisioning Based, BTL Campaign)
Selective (BTL Campaign)


W2 Nov
Info detail dapat dilihat pada FAQ terlampir,... dapat di DOWNLOAD dibawah ya,... apa aja yg berubah,... so pakai terus Telkomsel ya,..
Read more ...

Bisnis Online Termurah, Terpercaya

Selamat Datang di Program Bisnis Online Termudah dan Termurah 9rb.in, Hanya Dengan Modal Rp 9.000 Berpotensi Besar Hasilkan Profit Tanpa Batas.

Disini Anda Memiliki Keterikatan Dan Kepentingan Ke Upline Hanya Pada Saat Mendaftar Dan Sebelum Upgrade Saja. Setelah Upgrade Diproses Selanjutnya Anda Sendiri Yang Berhak Menentukan Berapa Penghasilan Yang Anda Inginkan dari Program ini Tanpa Harus Berbagi Dengan Siapapun dan Tanpa Potongan Sepeserpun

Sudah saatnya Anda meraih kebebasan finansial dari internet, tanpa harus menanggung resiko, tanpa diliputi rasa keragu-raguan, dan tanpa harus berbagi hasil dengan siapapun (termasuk pengelola). Hanya dengan modal sangat minim (Rp 9.000), dapatkan keuntungan tanpa batas setiap harinya secara terus menerus seumur hidup.

Sangat mudah...!, cukup daftarkan diri Anda untuk bergabung bersama program 9rb.in, Otomatis Anda akan mendapatkan hak akses kepemilikan account 100% dengan keuntungan 100% berhak menjadi milik Anda. Profit ditransfer langsung oleh membership kerekening Bank Anda tanpa perantara dan tanpa potongan sepeserpun.

Dimana lagi Anda akan mendapatkan kemudahan dan peluang besar seperti ini, keuntungan yang Anda dapatkan sangatlah setimpal dengan hasil maksimal yang Anda lakukan.

Jika Anda sudah pernah mengikuti program bisnis online lainnya namun belum memperoleh hasil yang memuaskan dikarenakan harus berbagi komisi dengan pengelola, maka 9rb.in inilah solusi terbaik buat Anda.

Coba Anda pikirkan, apa yang bisa diperbuat dengan uang Rp 9.000 ? sama sekali ia tidak berarti apa-apa jika tidak Anda pergunakan sekarang untuk meraih kesuksesan melalui program bisnis online terbaik ini. Ditempat lain tidak mungkin lagi akan Anda temukan penawaran ini yang tentunya disini terbukti memiliki prospek keuntungan yang jelas dan masuk akal.

Tunggu apa lagi...! Buruan bergabung, upgrade dan sebarkan link account Anda sekarang juga...! untuk menghasilkan income tanpa batas.


Read more ...

Sunday, 16 November 2014

Simple Tips For Improving Your Video Marketing Campaigns

The Internet is a fast growing place, so it is important to know the best way to reach online customers. A great way to do this is to start using video marketing to promote your customer base is through online videos.
Do not be intimidated by video marketing scare you. A tripod and a good quality camera is all you need in order to make your own videos.
Do not be intimidated by video marketing scare you. A tripod and a good quality camera and mount are all that is required to easily create a great video message online.
TIP! Ensure that you have optimized your videos for the search engines. You must make sure to include any targeted keywords.
You can't expect viewers to watch lengthy videos and stay interested. You can go that long only if you're doing a certain product works. If you just want to get your name out there or give them a deal, keep your video to no longer than 10 minutes.
You should include screenshots of your site included in your video. This will let viewers see how your website you run works. Screenshots are also be useful in how-to videos. Just save the screenshot and utilize video editing programs to incorporate it into a video.
Production value doesn't have to be the most important consideration in producing your video marketing content. High production values do not mean getting good returns. Even large companies like Dell made tons of sales.
Video marketing provides the means to let you market your products to customers.
Working with a team can generate great content for video marketing. You can use friends, as you may decide that friends, so you don't have to stick to your coworkers if you don't want to.
If your video's objective is pushing a product to the individuals watching, you need to provide your viewers with a link they can follow to obtain the product or service. This link should actually be inside the player. Doing it this way will keep the link with the video even when embedded.
TIP! Get all your employees and coworkers involved in making videos for your video marketing efforts. Try to choose someone who the camera and has clear speech.
You do not necessarily need to spend a fortune to create a high quality video. You don't need professional equipment; just make sure you keep focus and balanced when shooting. You don't even need anything fancy for a lot of confidence. Be natural and look in the camera.You may not have to do that. You can just use pictures or a PowerPoint slides if you do not want to appear in the video.
Now that you've read all this information, you should have a grasp on successfully starting video marketing. If you use video marketing, you can expand your business around the world. Start using these tips right away to come up with a sound strategy for using video marketing.
It is vital for your success to be mentor by the who knows how when it comes making it in this industry. Check out these professionals.
Also when you need an extra income to supplement the one you already have by working Part time from the comfort of your home, expand your horizon and create multiple source of income by
Joining with the like of this successful leaders in this industry to grow your business as well as gaining unparalleled knowledge with,
GVO Team builderYour Eight Steps and The Plug in Profit Site 
are a good place to start as well as Real Marketing 4 Real People for those 
serious enough to get a real result. As all as Host then Profit to serve your site.

Also Join this wonderful group of people in Instant Income System on Face Book then Face Book Viral.
Do you have a product or merchandise to sell ?.
Then TripleClicks is for you to generate more income
to strength your business and learn how to master 
to overcome any obstacles that comes along the way.
This Article was provided by Abe Taddesse and powered by Article Builder 

http://www.articlebuilder.net
Read more ...

SQ+EQ+IQ+PQ = SUCCESS

Leadership Intelligences

SQ and PQ intelligences are rarely, if ever, talked about in leadership circles. but two that are include intellectual intelligence (IQ) and Emotional Intelligence (EQ) but evidence is growing that Spiritual Intelligence (SQ) and Physical Intelligence (SQ) are in fact major factors in determining the success of both leaders and organisations alike.
In 1983 Howard Gardner, in his book Frames Of Mind, wrote about seven types of multiple intelligences in human beings. Gardner argues that there is a wide range of cognitive abilities, and that strength or weakness in one area or ability does not necessarily correlate to another intelligence. Gardner did not mention leadership in any of his multiple intelligences. However it is easily recognizable that to be an effective, efficient and productive leader, intelligence is quite naturally required. As such, there is now growing understanding that there are four kinds of intelligence that directly affect one’s leadership capabilities and methodologies to become a successful leadership practitioner.
A holistic approach to leadership requires knowledge, i.e. intelligence, is these areas: Physical (PQ); Intellectual (IQ); Emotional (EQ); and Spiritual (SQ). They are interrelated in that they build on each other as one’s intellectual level increases over time through normal life experiences, academic achievements and professional expertise in our chosen fields. I would argue that the order of importance should be SQ, EQ, IQ and PQ. I might even argue that PQ come before IQ. IQ, I see as the basic foundations rather than the icing on top,
The importance of Physical Intelligence (PQ) to the overall well-being of personal health and fitness. Physical Intelligence relates to Gardner’s bodily-kinesthetic intelligence. Furthermore, current studies and findings prove the necessity of maintaining a strong fitness level to improve longevity and body functions. PQ theory says that individuals need be knowledgeable in fitness, nutrition, and bodily wellness.Cindy Wigglesworth, in her book SQ 21, outlines from her research 21 key elements to Spiritual Intelligence (SQ); which she emphatically differentiates from religious and religious beliefs. She believes that SQ is developed over time, with significant practice.
Spiritual Intelligence (SQ)
SQ may be defined as: “The ability to behave with wisdom and compassion, while maintaining inner and outer peace, regardless of the situation.” Wisdom and compassion being the pillars of SQ.
  • Deeper understanding of one’s own world view, life purpose, value hierarchy and controlling personal ego to consider the higher self.
  • Self-mastery of one’s spiritual growth, living your purpose, values and vision, sustaining faith in and seeking guidance from a higher power.
  • Universal awareness of world view of others, limitations and power of human perception, awareness of spiritual laws and transcendental oneness
  • Social Mastery/Spiritual Presence: wise and effective mentor of spiritual principles; leadership change agent; making wise and compassionate decisions; and being aligned with the ebb and flow of life.

Emotional Intelligence (EQ)

Daniel Goleman, writing in What Makes A Leader, says that his findings have shown that the most effective leaders all have a high degree of Emotional Intelligence (EQ).
The Center for Creative Leadership (CCL) says EQ is associated with better performance in nine different areas of leadership and management. Goleman’s research clearly shows that EQ is the sine qua non – absolute requirement – of leadership.
  • Learn principles and practices for improvements in Self-Awareness and Self-Management: self-confidence; self-control; adaptability; initiative.
  • Becoming more socially: empathetic; service orientation to others and the organization.
  • Relationship Management: inspirational leadership practices; change management; conflict resolution skills; teamwork building techniques.

Intelligence Quotient (IQ)

Life-long learning is widely regarded as the increase in the intellectual level – IQ – of everyone wishing to improve one’s mind, professional expertise, and position in life. IQ contributes significantly to the personal “wisdom” one attains throughout the maturing process.
Henri Bergson, in his book Creative Evolution reminds us: “To exist is to change, to change is to mature, to mature is to go on creating oneself endlessly.” Continuing education is a never-ending process in raising one’s intellectual level, i.e. IQ.
Life-long learning is widely regarded as the increase in the intellectual level – IQ – of everyone wishing to improve one’s mind, professional expertise, and position in life. IQ contributes significantly to the personal “wisdom” one attains throughout the maturing process.
  • Enrolling in classes of higher learning, obtaining a second degree, technical expertise improvement classes.
  • Research intellectual topics such as philosophy, religion, symbolism, leadership, psychology.
  • Surrounding yourself with people or organizations where life-long learning exists.
This has been regarded as the key building clock in learning over a number of years but the importance of both EQ and at the moment to a lesser extent SQ and PQ have had lower profiles. This is however changing quickly in order to meet changing needs in succeeding generations and their needs and desires.

Physical Intelligence (PQ)

  • Ability to listen, identify and respond to internal messages about one’s physical self. Pain, hunger, depression, fatigue and frustration are examples.
  • Learn about and understand the mind body connection. For instance: stomach telling mind it is time to stop eating; understanding the difference between the internal voice of wants vs. needs; the bodies need for exercise when we want to be lethargic.
  • Determining our body’s perfect weight, fitness level and perfect diet.
SUMBER :  David McCuiston wrote on this topic in About Leaders in May 2013.
Read more ...

Friday, 14 November 2014

ANALISIS SITUASI PASAR DAN ANALISIS PESAING

A. Analisis Situasi Pasar 

Perubahan situasi pasar belakang ini banyak disebabkan oleh adanya perubahan kebutuhan pembeli, teknologi yang semakin berkembang, berubahnya kekuatan sosial ekonomi, dan kegiatan persaingan antar produsen.
Menurut Cravens (2000), Analisa situasi pasar persaingan adalah langkah pertama dalam merancang strategi baru atau mengkaji strategi yang sudah ada. Analisa situasi ini dilakukan setelah strategi diimplikasikan untuk menentukan perubahan strategi yang diperlukan. Penilaian situasi biasanya pendefinisian dan penganalisaan pasar, dan analisa pesaing.

Pasar berubah karena adanya perubahan kebutuhan pembeli, teknologi baru, kekuatan sosial ekonomi, dan kegiatan persaingan. Perubahan-perubahan ini mnciptakan peluang dan ancaman baru bagi perusahaan untuk melayani pasar. 
Sebelum membahas tentang analisis pasar, alangkah baiknya untuk mengetahui sedikit gambaran tentang orientasi pasar. Orientasi pasar secara umum ada dua jenis. Pertama untuk memenuhi kebutuhan atau market driven. Contohnya kebutuhan sehari-hari akan berita, kirim pesan, dll. Kedua cenderung mengedukasi pasar atau menciptakan pasar, market driving. Sebagai contoh, dahulu orang tidak membutuhkan teknologi 3G dan video call, tetapi dengan edukasi produk kini sudah menjadi kebutuhan. Sebuah produk tentunya bisa memilih antara keduanya, atau gabungan antara keduanya. Orientasi market driving lebih cocok untuk untuk dunia internet. Kata kuncinya adalah inovasi. Bagaimana membangun inovasi dengan menciptakan ceruk pasar sendiri yang bersifat niche.




Pasar hendaknya ditentukan sehingga konsumen dan pesaing dapat dianalisis secara tepat. Menurut Kotler (2000), syarat adanya pasar adalah harus terdapat orang-orang dengan kebutuhan dan keinginan tertentu dan satu atau lebih produk yang dapat memuaskan kebutuhan ini. Selain itu, para pembeli juga mau dan mampu membeli produk yang memuaskan kebutuhan keinginan mereka.

Pasar produk merupakan produk khusus yang dapat memuaskan sejumlah kebutuhan dan keinginan manusia yang mau dan mampu membelinya (Cravens, 2000). Istilah produk menunjukkan produk fisik atau jasa pelayanan. Defenisi ini memadukan manusia atau organisasi dengan kebutuhan dan keinginan yang hampir sama terhadap suatu kategori produk yang dapat memuaskan keinginan tersebut.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menganalisis pasar :

  1. Luas Pasar
    Luas pasar bagi perusahaan tidak selalu berarti penjumlahan seluruh populasi penduduk. Populasi penduduk tidak selalu berarti populasi pasar. Populasi pasar (Market population) atau sering disebut sebagai potensial pasar adalah keseluruhan permintaan terhadap produk tertentu pada wilayah dan periode waktu yang berbeda pula. Tidak semua potensi permintaan tersebut mampu dicapai (accesable) atau dilayani oleh industri produk tertentu (keseluruhan perusahaan sejenis). Dan juga tidak semua total pasar tersebut sesuai dengan kapasitas total perusahaan maupun tujuan perusahaan, bagi pasar potensial ini merupakan bagian pasar yang tersedia (available market) bagi perusahaan. Dari potensi pasar yang tersedia tidak semua permintaannya dapat dipenuhi oleh perusahaan produk tertentu karena diperlukan beberapa persyaratan tertentu, misalnya kualitas produk. Sehingga perlu dibedakan lagi pasar yang tersedia dan sekaligus juga memenuhi persyaratan (qualified available market) tertentu. Meskipun demikian, bagian pasar yang tersedia tersebut itupun masih pula diperebutkan oleh pesaing-pesaing perusahaan. Sehingga dapat terjadi, bagian pasar yang dilayani (served marked) perusahaan akan menjadi kecil. Dan juga tidak semua bagian pasar yang dilayani akan menjadikan sasaran (target) pasar bagi perusahaan sesuai dengan kemampuan maupun tujuan perusahaan. Bagi pasar (target market) yang akan dilayani perusahaan adalah sasaran yang merupakan rencana penguasaan pasar. Akan tetapi dalam realisasi, dapat terjadi penguasaan pasar yang dicapai dapat lebih rendah dari rencana. Bagian pasar yang dapat dikuasai adalah pasar actual yang direalisir. Bagian ini bila dibandingkan dengan pasar yang dapat dipenuhi oleh keseluruhan industri adalah kemampuan penguasaan perusahaan atas pasar (market share).
  2. Analisis Potensi Pasar (Market Share Perusahaan)
    Bagian pasar yang mampu dikuasai oleh perusahaan apabila dibandingkan dengan penjualan seluruh industrinya (total penjualan perusahaan yang sejenis) dikenal sebagai Market Share. Sehingga dapat dikatakan bahwa market share merupakan proporsi kemampuan perusahaan terhadap keseluruhan penjualan seluruh pesaing, termasuk penjualan perusahaan itu sendiri. Tingkat market share ditunjukan dan dinyatakan dalam angka prosentase. Atas dasar angka tersebut dapat diketahui kedudukan perusahaan dan juga kedudukan pesaing-pesaingnya dipasar. Sehingga seringkali tingkat market share dapat dipergunakan dalam pedoman atau standart keberhasilan pemasaran perusahaan dalam kedudukannya dengan pesaing-pesaingnya. Market-Share yang merupakan indikator perusahaan yang mampu menjelaskan tentang :
    • kemampuan perusahaan menguasai pasar.
      Kemampuan penguasaan pasar dapat dipandang sebagai salah satu indikator keberhasilan. Tujuan perusahaan pada umumnya adalah mempertahankan atau meningkatkan tingkat market share. Sehingga pencapaian tujuan berarti juga dianggap sebagai keberhasilan perusahaan.
    • Kedudukan (posisi) perusahaan di pasar persaingan. Berdasaar tingkat market share, kedudukan masing-masing perusahaan dapat dilakukan urutan atau rangkingnya dalam pasar persaingan. Secara berturut-turut posisi perusahaan dapat dibedakan sebagai : Marker Leader, Challenger, Follower, dan Market Nicher. Perlu memilih dan menentukan perusahaan-perusahaan lain yang dianggap sebagai pesaing perusahaan. Rasio ini, dikenal sebagai Relative Market Share adalah lebih realistis.
  • Analisis Lingkungan Eksternal Dan Internal
Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (Strengths) dan peluang (Opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (Weaknesses) dan ancaman (Threat). Perencanaan strategis harus menganalisis faktor-faktor strategis perusahaan (kekuatan,kelemahan, peluang dan ancaman) dalam kondisi yang ada saat ini. Hal ini disebut dengan analisis situasi. Model yang paling populer untuk analisis situasi adalah Analisis SWOT (Rangkuti, 2005:19).
Alat yang dipakai untuk menyusun faktor-faktor strategis perusahaan adalah matriks SWOT atau disebut juga dengan matriks TOWS. Matriks ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. Matriks ini dapat menghasilkan empat set kemungkinan alternatif strategis
Diagram matriks TOWS

sumber : Rangkuti (2005)

a. Strategi SO
Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran perusahaan, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
b. Strategi ST
Ini adalah strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk mengatasi ancaman
c. Strategi WO
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada
d. Strategi WT
Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensive dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada, serta menghindari ancaman Analisis SWOT adalah penilaian terhadap hasil identifikasi situasi, untuk menentukan apakah suatu kondisi dikategorikan sebagai kekuatan, kelemahan, peluang atau ancaman (Tripomo, 2005:118).
 Kekuatan (Strenghts) adalah situasi internal organisasi yang berupa kompetensi/kapabilitas/sumberdaya yang dimiliki organisasi, yang dapat digunakan sebagai alternatif untuk menangani peluang dan ancaman.
 Kelemahan (Weakness) adalah situasi internal organisasi dimana kopetensi/kapabilitas/sumberdaya organisasi sulit digunakan untuk menangani kesempatan dan ancaman.
 Peluang (Opportunity) adalah situasi eksternal organisasi yang berpotensi menguntungkan.
 Ancaman (Threat) adalah situasi eksternal organisasi yang berpotensi menimbulkan kesulitan.
Penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT. Analisis SWOT memandingkan antara faktor eksternal peluang dan ancaman dengan faktor internal kekuatan dan kelemahan (Rangkuti, 2005:19).
1. Analisa lingkungan eksternal
Analisa lingkungan eksternal berguna untuk merumuskan strategi memanfaatkan peluang yang ada dan meminimumkan ancaman potensial yang akan dihadapi suatu perusahaan. David (2000) membagi kekuatan eksternal kedalam lima kategori yaitu kesadaran ekonomi, kekuatan sosial (termasuk didalamnya budaya, demografi dan lingkungan). Kekuatan politik, kekuatan teknologi dan kekuatan pesaing.
Salah satu bentuk penelusuran lingkungan eksternal, dapat dilakukan dengan menggunakan matriks EFAS (Exsternal Factors Strategic Analisys Summary). Menurut David (1997), matriks EFAS digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal. Data eksternal dikumpulkan untuk menganalisis hal-hal yang menyangkut persoalan ekonomi , sosial , budaya, demografi, lingkungan, politik, peraturan pemerintah, hukum, teknologi, persaingan di pasar industri dimana perusahaan berada.
2. Analisa Lingkungan Internal 
Analisa terhadap lingkungan internal dapat menjadi landasan bagi perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan (Hunger dan Wheelen, 2000). Hal ini sangat berpengaruh terhadap strategi yang dijalankan perusahaan. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Pearce dan Robinson (1997) bahwa analisa internal adalah pengertian mengenai pemikiran pencocokan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan dengan peluang dan ancaman yang ada di lingkungan.
Dalam penyusunan analisa lingkungan internal yag menyangkut kekuatan dan kelemahan organisasi, dapat ditempuh dengan mempergunakan matriks analisa lingkungan internal IFAS (Internal Factors Analisys Summary) untuk mengidentifikasi faktor strategi internal. Matriks IFAS digunakan untuk mengetahui faktor-faktor internal perusahaan berkaitan dengan kekuatan dan kelemahan, data yang dapat digali dari beberapa fungsional perusahaan misalnya aspek manajemen, keuangan, SDM, pemasaran, sistem informasi, dan produksi (David, 1997).

B. Analisis Pesaing

a. Definisi Pesaing
Pesaing adalah perusahaan yang menghasilkan atau menjual barang dan jasa yang sama atau mirip dengan produk yang ditawarkan.
Kualitas manusia akan meningkat akibat adanya persaingan yang sehat. Manusia pesaing adalah orang - orang yang secara sadar berlatih dan bekerja keras untuk bersaing dan memenang-kan persaingan itu. Persaingan yang tidak terkendali dalam jalan positif akan menimbulkan perpecahan bahkan peperangan yang menciptakan banyak korban baik jiwa maupun harta. Banyak ajaran dan nilai spiritual yang mengajarkan manusia untuk hidup rukun dan damai tanpa menciptakan kekerasan yang merugikan, tetapi sejarah manusia telah mencatat, bahwa manusia adalah pencipta kekerasan dan manusia memiliki karakter untuk membangun dan sekaligus menghancurkan. Persaingan telah menciptakan ego dan ketahanan diri untuk selalu survive dalam kehidupan yang keras ini.
Kelihatannya mengidentifkasi pesaing adalah tugas perusahan yang sederhana. Namun cakupan pesaing actual dan potensial perusahaan sebenarnya jauh lebih luas. Perusahaan lebih mungkin untuk dikalahkan oleh pesaingnya yang baru muncul atau oleh teknologi baru, dibandingkan oleh pesaingnya saat ini.
Dalam dunia persaingan, tugas utama pengusaha adalah menggaet pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam menjalankan strategi perusahaan yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan untuk terus-menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing. 
Beberapa hal yang perlu diketahui dari pesaing: 
Kelengkapan mutu, desain dan bentuk produk 
Harga yang ditawarkan 
Saluran distribusi atau lokasi cabang yang dimiliki 
Promosi yang dijalankan 
Rencana kegiatan pesaing ke depan 
Untuk mengetahui informasi tersebut, maka perusahaan perlu mengadakan analisis pesaing dengan cara:
Mengidentifikasikan pesaing
Tahap ini dilakukan untuk mengetahui jumlah dan jenis serta kekuatan dan kelemahan dari pesaing. Identifikasi ini meliputi: 
 Jenis produk yang ditawarkan 
 Melihat besarnya pasar yang dikuasai 
 Identifikasi peluang dan ancaman 
 Identifikasi keunggulan dan kelemahan
Menentukan sasaran pesaing
Berdasarkan produk yang ditawarkan pesaing dapat dibedakan menjadi 2, yaitu: 
 Pesaing dekat: perusahaan yang sama atau memiliki produk yang sejenis 
 Pesaing jauh: perusahaan yang memiliki produk yang mirip. 
Tujuan menemukan sasaran pesaing adalah untuk arah gerak perusahaan dalam menghambat laju pesaing.
Identifikasi strategi pesaing
Tujuan perusahaan dalam menjalankan usaha adalah untuk memenangkan persaingan. Oleh karena itu, setiap perusahaan memiliki strategi tersendiri untuk mematikan lawannya. 
Berikut adalah beberapa strategi yang dijalankan pesaing: 
 Strategi menyerang pesaing yang lemah lebih dahulu, artinya menyerang perusahaan yang dianggap lemah, baik dalam teknologi, jaringan ataupun modal. 
 Pesaing langsung menyerang lawan yang kuat, penyerangan secara langsung terhadap kelemahan yang dimiilki lawannya. 
 Strategi gerilya, yaitu strategi yang dilakukan pesaing dengan menembak dari belakang dan lari. Strategi semacam ini biasanya dilakukan dengan menunggu lawannya yang sedang lengah. 
 Strategi bertahan terhadap setiap serangan yang dilakukan lawan atau mengimbangi serangan yang dilakukan lawan. Strategi ini seperti menunggu lawan menyerang lebih dulu, namun bagi perusahaan yang lemah, hal ini sangat berbahaya.
Analisis kekuatan dan kelemahan pesaing
Identifikasi kekuatan dan kelemahan pesaing dapat dilakukan melalui tahap-tahap berikut: 
 Mencari dan mengumpulkan data tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan sasaran, strategi dan kinerja pesaing. 
 Mencari tahu kekuatan dan kelemahan pesaing dalam hal keuangan, sumber daya manusia, teknologi dan lobi di pasar.
 Mengetahui market share yang dikuasi pesaing dan tindakan pesaing terhadap pelanggan
Menentukan sasaran pesaing
Dengan mengetahui sasaran yang ingin dicapai oleh pesaing, maka perusahaan dapat mengantisipasinya dengan cara-cara yang kreatif.
Identifikasi reaksi pesaing
Tindakan pesaing terhadap serangan yang dilakukan oleh sebuah perusahaan akan ditanggapi secara beragam, mulai langsung membalas, diam, dan berusaha mempelajari lebih dahulu baru membalas.
Strategi menghadapi pesaing
Strategi menghadapi pesaing dapat dilakukan dengan cara melemahkan dan menghancurkan pesaing dengan memasang strategi yang kompetitif. Untuk itu, perusahaan perlu mengetahui terlebih dahulu posisi dan kondisi perusahaan. Tujuannya adalah agar mengetahui siapa pesaing-pesaingnya dan dapat menerapkan strategi yang tepat.
Bentuk persaingan terbagi menjadi empat tingkatan:
1. Persaingan merek, adalah produk-produk atau jasa yang bersaing secara langsung menawarkan hal yang sama. Misalnya Teh Botol Sosro dan Fres Tea.
2. Persaingan industri, adalah persaingan dalam satu industri, tidak hanya satu produk saja. Misalnya Teh Botol Sosro industrinya tidak hanya industri teh dalam botol, tetapi semua industri minuman. Karena itu pesaingnya adalah juga Coca Cola, Aqua, dan lain-lain.
3. Persaingan bentuk, adalah persaingan dalam bentuk produk yang sama. Misalnya persaingan antara Teh Botol Sosro dengan Susu Ultra, Yogurt, dan lain-lain.
4. Persaingan generik. Adalah persaingan umum pada semua industri, misalnya antara Teh Botol Sosro dengan Sari Roti, dan lain-lain.
Limalingkungan generik yang menguraikan batas struktur industri adalah sebagai berikut :
1. Pasar yang baru muncul (Emerging)
Merupakan industri yang baru dibentuk atau dibentuk kembali dengan adanya penciptaan beberapa faktor seperti tekhnologi baru, perubahan kebutuhan pembeli, dan identifikasi atas kebutuhan yang terpenuhi oleh pemasok.
2. Pasar yang terpecah (Frgmanted)
Pada jenis industri ini, tidak satu pun perusahaan yang memiliki posisi yang kuat dalam hal pangsa pasar atau pengaruh. Biasanya, industri ini dibentuk oleh sejumlah besar perusahaan yang relatif kecil.
3. Transisional (Transitional)
Industri ini berubah dari tahap pertumbuhan ke tahap matang, seperti yang ditampilkan oleh daur hidup produk industri.
4. Pasar yang menurun (Declining)
Pada jenis industri ini, penjualan sedang menurun. Kategori industri tidak bergerak sesuai siklus dan karenanya penjualan naik dan turun setiap saat. Lebih baik hal ini benar-benar dihilangkan daripada mengalami penurunan yang bersifat sementara.
5. Global 
Perusahaan dalam kategori ini bersaing atas dasar global. Contohnya adalah industri mobil, ban, dan sebagainya.
Dengan kata lain, analisis pesaing berfungsi untuk peta persaingan yang ada sekarang dan dimasa yang akan datang.
b. Identifikasi Pesaing
Untuk mengetahui jumlah dan jenis pesaing serta kekuatan dan kelemahan yang mereka miliki, perusahaan perlu membuat peta persaingan yan lengkap. Peta persaingan ini digunakan untuk analisa pesaing secara tepat sasaran dan tidak salah arah. Langkah pertama adalah dengan mengidentifikasi seluruh pesaing yang ada. Identifikasi pesaing meliputi hal-hal sebagai berikut:
1. Jenis produk yang ditawarkan
Kadang-kadang sebuah perusahaan tertentu memiliki produk yang beragam. Tugas perusahaan adalah mengidentifikasikan secara lengkap dan benar produk apa saja yang dimilki oleh pesaing-pesaingnya. Identifikasikan siapa pesaing utama yang terdekat serta pesaing lainya yang juga berpotensi mengancam perusahaan kita sekarang dan di masa yang akan datang.
2. Melihat besarnya pasar yang dikuasai (Market Share) pesaing
Untuk melihat besarnya pasar yang dikuasai pesaing, dapat dilakukan melalui segmen pasar yang akan dimasuki. Dalam hal ini perusahaan harus mengestimasi besarnya pasar dan market share masing-masing pesaing. Market share yang harus diketahui adalah untuk masa sekarang dan di masa yang akan datang, baik yang dikuasai pesaing maupun secara keseluruhan. 
3. Identifikasi peluang dan ancaman
Dengan mengestimasi besarnya market share, akan kelihatan peluang yang ada serta ancaman yang mungkin timbul sekarang dan di masa yang akan datang. Setiap peluang harus dimasuki dan diusahakan untuk menciptakan peluang baru yang sebesar-besarnya. Kemungkinan ancaman atau masalah yang timbul pun harus segera diantisipasi sehingga tidak menimbulkan masalah.
4. Identifikasi keunggulan dan kelemahan
Identifikasi kelamahan dan keunggulan berarti memetakan atau mencari tahu keunggulan dan kelemahan yang dimilki pesaing. Identifikasikan kelemahan dan keunggulan pesaing dalam berbagai bidang, misalnya dalam hal kelengkapan produk, mutu, kemasan, harga, distribusi, lokasi, serta promosi.

c. Menentukan Sasaran Pesaing

Sebagaimana dijelaskan diawal bahwa pesaing ada dua jenis, yaitu pesaing dekat dan pesaing jauh. Pesaing dekat adalah perusahaan yang memproduksi barang yang hampir sejenis, seperti bank umum, BPR, bank syariah, atau bank asing. Pesaing jauh adalah perusahaan yang memiliki produk yang mirip. Contohnya pesaing untuk bank adalahlembaga keuangan yang kegiatanya memilki kesamaan daengan bank seperti asuransi, pos giro, pegadaian, koperasi simpan pinjam, leasing, money changer, atau dana pensiun.
Setelah kita mengetahui pesaing dan market share yang dikuasai, kita perlu mengetahui sasaran dari pesaing dan siapa yang menjadi target mereka selanjutnya. Sasaran pesaing antara lain memaksimalkan laba, memperbesar market share, meningkatkan mutu produk, atau mungkin juga mematikan atau menghambat pesaing lainnya. 
Jika sasaran mereka memaksimalkan laba, perusahaan perlu mengetahui laba jangka pendek atau laba jangka panjang dan apa tindakan yang akan mereka ambil. Sasaran untuk memaksimalkan laba ini dapat dilakukan melalui peningkatan kepuasan konsumen dengan berbagai cara, misalnya melalui pelayan atau harga yang relatif murah. 
Jika sasarannya untuk memperbesar, maka perusahaaan perlu mengetahui apakah pertumbuhan market share yang dimiliki cukup besar. Biasanya, meningkatkan market share dapat dilakukan dengan promosi yang cukup gencar dengan diimbangi pembukaan cabang baru yang gencar pula. Sebagai contoh perusahaan 3 atau axis yang begitu gencar dalam mempromosikan produknya dengan diimbangi keunggulan dari masing-masing produk itu sehingga cepat menarik konsumen. Peningkatan merker share juga dapat dilakukan dengan cara penurunan harga mengingat mereka memiliki biaya operasional yang relatif lebih rendah. Hal yang juga perlu diselidiki adalah bahwa peningkatan market share dapat pula dilakukan dengan cara mengambil market share pesaing lainya.
Peningkatan mutu produk bertujuan untuk menggaet pelanggan milik pesaing. Peningkatan mutu produk ini dapat dilakukan dengan memberikan berbagai kelebihan, baik pelayanan atau kelebihan lainnya. Misalnya, produk plus, bunga yang kompetitif, frekuensi penarikan, jumlah jaringan, atau teknologi yang dimiliki.

d. Identifikasi Strategi Pesaing
Ada beberapa macam strategi yang dijalankan, antara lain:
1. Strategi pemimpin pasar
Mayoritas industri memiliki satu perusahaan yang dikenal sebagai pemimpin pasar.Perusahaan ini memiliki pangsa pasar terbesar dalam pasar produk yang relevan. Keunggulan perusahaan ini dari perusahaan lainnya, pada umumnya mencakup perubahan harga, pengenalan produk baru, pencakupan saluran distribusi dan intensitaas promosi. 
Perusahaan yang dominan selalu ingin tetap nomor satu. Sikap ini mendorongnyauntuk mengambil tindakan ke tiga arah. Pertama, perusahaan harus menemukan cara untuk mengembangkan jumlah permintaan keseluruhan. Kedua, perusahaan harus menjaga tingkat pasar yang dikuasainya dengan cara bertahan maupun menyerang dengan baik. Ketiga,berikutnya nanti perusahaan dapat mencoba meningkatkan pangsa pasarnya meskipun luas pasar tidak berubah.
Bila pasar berkembang, biasanya perusahaan dominanlah yang memperoleh manfaatterbanyak. Pada dasarnya, perusahaan yang memimpin akan mencari pemakai baru, kegunaanbaru dan penggunaan yang lebih banyak atas produknya.
Sementara mencoba memperluas pasar, perusahaan yang dominan tetap harus melindungi usahanya secara terus menerus dari serangan lawan-lawannya. Pemimpin bagaikan gajah terbesar dalam kelompok gajah yang diganggu oleh kawanan lebah. Lebah terbesar terus menerus menganggu gajah si pemimpin. 
Pemimpin harus dapat melakukan inovasi secara berkesinambungan. Pemimpin pasar menerapkan “prinsip militer tentang penyerangan”. Pemimpin memegang prakarsa, menentukan laju dan memanfaatkan kelemahan musuh. Pertahanan terbaik adalah menyerang dengan baik.
Sasaran strategi bertahan adalah untuk mengurangi probabilitaas serangan, mengalihkan serangan daerah yang kurang berbahaya, dan memperkecil intensitas. Setiap serangan mungkin saja berbalik memperkecil laba yang akan diperoleh.tetapi jumlah pengurangan tersebut sangat ditentukan oeh bentuk tanggapan atau reaksi yang paling tepat dalam penetapan harga dan serangan lainnya.
Strategi pemasaran merupakan salah satu bagian yang terpenting dan mempunyai pengaruh yang sangat luas dan kuat terhadap kelancaran arus barang dan jasa yang dimulai dari produsen sampai ke konsumen akhir yang dapat menciptakan permintaan yang begitu efektif.
Perusahaan yang berhasil selalu berusaha mengenali pesaingnya sebaik mungkin seperti yang dilakukannya terhadap para konsumen. Analisis dan situasi persaingan akan membantu manajemen untuk memutuskan di mana akan bersaing dan bagaimana menentukan posisi menghadapi pesaingnya pada setiap pasar sasaran. Untuk mempersiapkan strategi pemasaran efektif, perusahaan harus mempelajari pesaing aktual dan potensialnya. Perusahaan perlu mengidentifikasi strategi, tujuan, kekuatan, kelemahan, dan pola reaksi pesaing.perusahaan juga perlu mengetahui bagaimana merancang system intelijen kompetitif yang efektif, pesaing mana yang akan dihadapi dan mana yang akan dihindari.
2. Strategi penantang pasar
Perusahaan-perusahaan yang menempati urutan kedua biasa disebut “runner-up” atau “penyusul” (trailing firm). Perusahaan runner-up ini bisa memilih salah satu dari dua penampilan. Mereka dapat menyerang market leader dan pesaing-pesaing lainnya dalam suatu usaha yang gencar merebut pangsa pasar, perusahaan inilah yang dinamakan penantang pasar atau Market Challenger. Atau mereka dapat memilih bersikap “nrimo”, tidak menggoncangkan pasar dan disebut “Market Follower”. 
Suatu langkah awal yang harus dilakukan penantang pasar adalah menetapkan sasaran strategis. Sasaran strategis dari kebanyakan penantang di pasar ialah peningkatan pangsa pasar. Mereka menuju sasaran tersebut dengan harapan bahwa hal itu akan menghasilkan profitabilitas yang lebih tinggi. 
Pada dasarnya, penyerang dapat memilih salah satu jenis perusahaan :
• Perusahaan menyerang pemimpin pasar. 
• Perusahaan menyerang perusahaan-perusahaan regional yang lebih kecil yang kurang
berhasil serta kekurangan dana. 
Ada lima strategi penyerangan yang bisa dilakukan, yaitu :
 Serangan Frontal. Penyerang dikatakan melakuakan serangan frontal bila ia mengerahkan massa dan kekuatannya tepat berhadapan dengan lawan. Ia lebih menyerang kekuatan lawan daripada titik kelemahan lawan.
 Serangan Melambung (Flank Attack). Daerah yang diperkirakan akan diserang selalu
memiliki pasukan yang terkuat. Itulah sebabnya daerah sayap dan belakang sering lemah, sehingga merupakan daerah sasaran musuh. Prinsip pokok dari serangan yang modern ialah “kosentrasi kekuatan untuk menyerang kelemahan”. 
 Serangan Mengepung (Encirclement Attack). Merupakan kebalikan dari serangan sisi,
maka serangan mengepung merupakan usaha menembus daerah pemasaran lawan. 
 Serangan Lintas (Bypass Attack). Serangan jenis ini adalah strategi menyerang yang paling tidak langsung serta menjauhkan diri dari stiap gerakan yang mengarah ke daerah pemasaran pesaing.
 Serangan Gerilya. Khusus bagi perusahaan-perusahaan kecil, terutama yang kekurangan modal yang ingin menyerang pasar, ada pilihan yang tersedia, yaitu serangan gerilya. Perang gerilya dilancarkan dengan serangan kecil dan terputus-putus pada berbagai wilayah lawan. Tujuannya mengganggu dan mengacau lawan dan akhirnya memperoleh tempat berpijak yang tepat. 
3. Serangan pengikut pasar
Tidak semua perusahaan nomor dua berniat menantang perusahaan yang memimpin pasar. Usaha untuk merebut konsumen milik para pemilik pasar tidak pernah dianggap enteng oleh mereka ini. Bila tindakan perusahaan yang menantang itu berupa penurunan harga, jasa pelayanan yang lebih baik atau tambahan penampilan produk, maka denga cepat pemimpin pasar akan menandinginya untuk melumpuhkan serangan.
Perusahaan pengikut selalu merupakan sasran utama dari serangan yang dilancarkan oleh perusahaan penantang. Karena itu, perusahaan hendaknya selalu menekan rendah biaya produksinya dan mengangkat kualitaas produk dan pelayanannya. Begitu juga, dia harus cepat memasuki pasar baru, begitu peluang terbuka. Ada tiga strategi umum yang bisa dimanfaatkan :
 Mengikuti dari dekat. Perusahaan pengikut berusaha menyamai perusahaan pemimpin pada banyak mungkin segmen pasar dan wilayah bauran pemasaran. Pengikut, tampaknya hampir-hampir seperti penantang, tapi hanya akan terjadi konflik langsung. 
 Mengikuti dari jauh. Dalam strategi ini, perusahaan pengikut membuat beberapa differensiasi, namun tetap mengikuti market leader dalam hal pembaurang pasar yang
pokok, dan juga pembaruan produk, tingkat harga dan saluran distribus. Perusahaan pengikut dengan strategi ini bisa diterima oleh market leader,karena program pemasarannya tidak begitu terganggu dan karena pangsa pasar si pengikut turut membantu si pemimpin untuk tidak dianggap sebagai monompoli pasar. 
 Mengikuti secara selektif. Perusahaan mengikuti dari dekat beberapa hal yang dilakukan market leader, namun pada hal-hal yang lain perusahaan berjalan sendiri. Perusahaan ini mungkin sangat inovatif, walaupun demikian, ia menghindari persaingan langsung dan mengikuti banyak strategi pemimpin pasar yang jelas akan menguntungkannya. Perusahaan semacam ini sering tumbuh untuk menjadi penantang pasar di kemudian hari.
Ada bentuk spesifik pengikut pasar yang sangat parasitis dan sedang mengangkat penerapannya di pasar tingkat dunia. Ini adalah perusahaan-perusahaan tiruan, atau “jiplakan” produk yang populer di dunia. 
4. Strategi penggarap relung pasar
Dalam hampir setiap industri, selalu terdapat perusahaan-perusahaan kecil yang mengkhususkan diri pada sebagian dari pasar dan menghindari bentrok dengan perusahaan- perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan kecil ini menempati “relung-relung” pasar yang mereka layani dengan efektif melalui spesialisasi, dan yang cendrung diabaikan perusahaan- perusahaan besar. 

e. Analisis Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
Setelah kita tahu siapa saja pesaing kita, kita harus mencari tahu kekuatan dan kelemahan pesaing. Sebaiknya analisis kekuatan dan kelamahan dibuat dalam bentuk tabel untuk memudahkan dalam mengetahui kedudukan setiap pesaing.
Michael Porter telah mengidentifikasi lima kekuatan, dan lima kekuatan tersebut adalah para pesaing industri, calon pendatang, substitusi, pembeli dan pemasok. Adapun lima ancaman yang ditimbulkan kekuatan tersebut adalah ancaman persaingan segmen yang ketat, ancaman pendatang baru, ancaman produk substitusi, ancaman peningkatan kemampuan/kekuatan posisi tawar pemasok.
1) Ancaman persaingan segmen yang ketat
segmen tertentu menjadi tidak menarik jika ia telah memiliki pesaing yang banyak, kuat dan agresif.
2) Ancaman pendatang baru
Daya tarik segmen berbeda-beda menurut tingginya hambatan untuk masuk dan keluarnya.
3) Ancaman produk substitusi
Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika terdapat substitusi produk yang actual atau potensial.
4) Ancaman peningkatan kekuatan posisi tawar pembeli
Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika pembeli memiliki kekuatan posisi tawar yang kuat atau semakin meningkat.
5) Ancaman peningkatan kekuatan posisi tawar pemasok
Segmen tertentu menjadi tidak menarik jika para pemasok perusahaan mampu menaikkan harga atau mengurangi kuantitas yang mereka pasok.
Sebuah perusahaan perlu mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kelemahan masing-masing pesaing. Menurut perusahaan konsultan Arthur D. Little, sebuah perusahaan akan menempati satu di antara enam posisi kompetitif di dalam pasar sasaran berikut ini: 
1. Dominan. Perusahaan ini mengendalikan perilaku pesaing yang lain dan memiliki pilihan strategis yang luas.
2. Kuat. Perusahaan ini bisa mengambil tindakan mandiri tanpa membahayakan posisi jangka panjangnya dan dapat mempertahankan posisi jangka panjangnya apa pun tindakan yang dilakukan oleh pesaing. 
3. Cukup baik Perusahaan ini memiliki kekuatan yang bisa dimanfaatkan dan peluang yang ada diatas rata-rata untuk meningkatkan posisinya. 
4. Cukup Perusahaan ini memiliki kinerja pada tingkat yang cukup untuk mencapai hasil memuaskan yang bisa terus mempertahankan dalam bisnis.
5. Lemah Perusahaan ini memiliki kenerja yang tidak memuaskan, tetapi ada peluang untuk memperbaiki. Perusahaan ini harus berubah atau kalau tidak keluar dari pasar. 
6. Tidak berpeluang. Perusahaan ini memiliki kinerja yang tidak memuaskan dan tak ada peluang untuk memperbaiki.
Salah satu langkah yang penting sebelum memulai bisnis adalah melakukan analisa persaingan usaha / analisa kompetitor. Kita sebaiknya mereview literatur dari kompetitor , untuk melihat bagaimana mereka merepresentasikan usaha mereka dan seperti apa public image yang dibangun. 
f. Identifikasi reaksi pesaing
Reaksi Pesaing maksudnya bagaimana pola dan strategi pesaing dalam merebut segmen pasar yang ada, dan bagaimana perusahaan mampu melakukan terobosan- terobosan baru dalam rangka mengungguli Pesaing yang ada.
g. Strategi menghadapi pesaing
Strategi dalam menghadapi pesaing dalam pemasaran antara lain:
1. Strategi produk
Produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan di pasar atribut seperti : warna, bungkus, prestise perusahaan serta pelayanan perusahan yang dibeli konsumen untuk dapat memberikan pemuas kebutuhannya.
2. Strategi penetapan harga
Harga merupakan sejumlah uang yang dikorbankan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi produk serta pelayanan yang menyertainya. Harga merupakan suatu strategi bagi seorang penjual untuk mengadakan pembedaan penawaran produknya dari pesaing, sehingga penetapan harga adalah salah satu bagian penting dalam pemasaran.
Umumnya penjual mempunyai beberapa maksud dan tujuan dalam penetapan harga produknya. Tujuan tersebut adalah:
 Mendapat keuntungan maksimum
 Target pengembalian investasi
 Untuk mengurangi persaingan
 Mempertahankan atau memperbaiki market share
3. Strategi promosi
Promosi merupakan kegiatan pemasaran yang ditujukan untuk mendorong adanya permintaan konsumen, promosi juga mempunyai hubungan yang erat sekali dengan fungsi penjualan yang merupakan bagian dari pemindahan kepemilikan barang atau jasa. Promosi adalah kegiatan untuk menciptakan atau mendorong permintaan (creating or stimulation demand) dan mencari pembeli (finding buyers), promosi dilaksanakan dengan pendekatan komunikasi yang bersifat persuasi (persuasive) atau membujuk. 
4. Strategi distribusi
Saluran distribusi (Channel of distribution) adalah saluran niaga yang terlibat dalam proses penyerahan barang dari produsen ke tangan konsumen, dengan kata lain adalah lembaga yang menyerahkan untuk dapat menghilangkan jurang pemisah antara produsen dan konsumen.
Sebelum mengemukakan jenis jenis saluran distribusi yang ada, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui jenis produk yang dihasilkan perusahaan. Hal ini penting artinya karena dalam pemilihan saluran distribusi produsen harus berorientasi pada produk yang disalurkan. -
 See more at: http://networkarenaprofitlampung.blogspot.com/2013/08/analisis-situasi-pasar-dan-analisis.html#sthash.PVkvwHfp.dpuf - See more at: http://networkarenaprofitlampung.blogspot.com/2013/08/analisis-situasi-pasar-dan-analisis.html#sthash.PVkvwHfp.dpuf - See more at: http://networkarenaprofitlampung.blogspot.com/2013/08/analisis-situasi-pasar-dan-analisis.html#sthash.PVkvwHfp.dpuf
Read more ...